<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128</id><updated>2011-07-08T06:24:20.323-07:00</updated><category term='Taman Ilmu'/><category term='Ajari Aku'/><category term='Jika Mereka Bertanya'/><category term='Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis'/><category term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><category term='Mendaftar di Shvoong'/><category term='Nafsuhttp://www.blogger.com/img/blank.gifmu Penghalang Cinta'/><category term='Ulama Sulsel'/><category term='Dunia Kaum Demonstran'/><category term='Kuajari Kau'/><category term='Menulis dan Dibayar'/><category term='Kambing Hitam'/><category term='Demonstrasi Itu Tutup Jalan Ya?'/><category term='Rindukanlah'/><category term='Shalat dalam Tinjauan Metafisika'/><category term='Nikmatnya Bercinta'/><category term='Kepada Kaum Reformis'/><title type='text'>Wasiat Terbuka</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-1007027164750817091</id><published>2009-06-04T19:43:00.001-07:00</published><updated>2009-07-31T09:09:05.154-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nafsuhttp://www.blogger.com/img/blank.gifmu Penghalang Cinta'/><title type='text'>Nafsumu Penghalang Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nafsumu Sumber Penghalang Cinta Sucimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAHAI para pencinta, nafsu adalah sumber penghalang utama menuju cinta sejati. Ia selalu membisikkanmu  rasa ketakutan akan kehilangan kekasih. Ketika engkau di puncak kecintaan pada kekasihmu, ia pun membisikkan, bahwa dengan menyerahkan permata dirimu, engkau akan mendapatkan kekasih yang engkau cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bisikan dari nafsu itu sebenarnya hanyalah tipuan semata. Di saat engkau menyerahkannya, maka engkau akan kehilangan kekasihmu. Harga dirimu di depan kekasihmu jatuh bahkan engkau terpandang hina. Engkau pun sangat berharap padanya. Di saat kau tumpahkan harapanmu kepadanya, itulah awal dari perbudakan dirimu. Engkau menjadi bola mainnya sesuai keinginannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ingat-ingatlah selalu wahai mereka yang dilanda asmara. Jangan pernah takut kehilangan kekasihmu hanya karena mempertahankan permata dirimu. Sebab di sanalah rahasia pesona dan kecantikanmu. Mempertahankan permata diri sebenarnya ujian cinta bagi kesetiaan kekasihmu. Hanya kekasih tak setia yang meninggalkan kekasihnya karena birahinya tak dituruti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah, bahwa semakin engkau menjaga permata dirimu dan dirinya, maka ikatan cinta terhadap dirimu pun akan melekat. Rasa kagum dan bangga untuk saling memiliki semakin erat. Hubungan makin langgeng, karena nilai cinta yang kau miliki bukanlah barang murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila engkau belum mampu menaklukkan godaan itu, ingatlah, bahwa dirimu dan dirinya adalah bagian kehormatan keluargamu. Ingatlah kehormatan diri, keluarga disaat nafsu datang menggoda. Karena akibat terbuai nafsumu, kehormatan keluargamu juga terkena aib dan membawa beban penderitaan baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camkanlah, bahwa asmara itu tampak indah di pikiran dan nikmat dari bisikan jiwa. Namun, hati-hatilah, sebab keindahan di pikiran bisa menyeretmu dalam kehancuran realitas. Karena itu, jangan percaya sepenuhnya bisikan keindahan dan janji asmara cinta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatnya bercinta bukan pada pelampiasan nafsu,  tetapi bagaimana mengekang nafsu. Bla engkau mampu lewati semua itu, maka engkau akan meraih yang lebih nikmat dari kenikmatan impian cinta itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu kata bijak yang perlu direnungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita menyerahkan tubuhnya untuk meraih cinta, sementara lelaki mencintai untuk memuaskan nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan bijak itu kelihatan kontradiktif yang tidak sepenuhnya dibenarkan oleh mereka yang bercinta. Namun juga tidak terbantahkan. Karena masing-masing kisah asmara membuktikan ungkapan itu di realitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jika percintaan yang kau jalani lebih mengarah kemaksiatan, bahkan sekalipun engkau telah terjebak jauh dalam wilayah maksiat, lebih baik segera bersikap, tinggalkan kekasihmu, lalu tobatlah segera. Karena cinta bukan lagi cinta tapi pelampiasan nafsu yang terselubung atas nama cinta.  (Makassar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="JavaScript1.1"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;type="text/javascript"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;src="http://bdv.bidvertiser.com/BidVertiser.dbm?pid=236046%26bid=575925"&gt;&lt;/script&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://www.bidvertiser.com"&gt;internet&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;marketing&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End BidVertiser code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-1007027164750817091?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Nafsumu Penghalang Cinta'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1007027164750817091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1007027164750817091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/06/nafsumu-penghalang-cinta.html' title='Nafsumu Penghalang Cinta'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-118473231685944253</id><published>2009-06-04T19:42:00.000-07:00</published><updated>2009-06-04T19:43:10.261-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nikmatnya Bercinta'/><title type='text'>Nikmatnya Bercinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingat-ingatlah selalu, jangan pernah&lt;br /&gt;takut kehilangan kekasihmu hanya&lt;br /&gt;karena mempertahankan permata dirimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA  dan nafsu setipis daun bawang. Bila pada saatnya jiwamu terpanggil memadu asmara, maka hati-hatilah.  Jangan serahkan segala milikmu. Apalagi mengorbankan permata dirimu. Sekalipun kekasihmu itu menyatakan sangat mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah dari berita kehidupan sebelum melangkah dalam dunia asmara. Di sana ada impian, harapan juga cinta suci. Tapi jalan ke sana penuh kerikil, lumpur dan godaan. Tidak semua pecinta mendapatkan apa yang mereka impikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan sudah mengisahkan ribuan duka yang tercecer. Di sana juga menceritakan tragedi tercampaknya para pecintanya ke lumpur kehidupan. Mereka adalah deretan para korban tentang keinginan meraih cinta suci, namun kandas karena tergoda merasakan kenikmatan yang terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melangkah, mantapkanlah keyakinanmu. Mohon  perlindunganmu pada tuhanmu. Di dunia asmara, permata dirimu adalah sasaran godaan nafsu. Nafsumu selalu mengilhamimu bisikan keindahan dan kenikmatan agar engkau tergelincir dan kandas meraih cinta sejati. Sementara malaikat selalu mengilhamimu bahkan mengingatkanmu, agar engkau tidak melupakan perjalanan cintamu kepada sang pencinta sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupanmu, bila engkau kehilangan harta itu bukanlah malapetaka besar. Engkau masih bisa mengumpulkan harta. Dirimu pun tidak dihinakan hanya karena kekurangan harta. Tetapi bila permata pada dirimu terengut, maka sesungguhnya itulah malapetaka besar bagi diri dan kehidupanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesucian dirimu ternoda. Kecantikan batinmu pudar. Tubuhmu tidak lagi memancarkan aura kesucian. Kecantikanmu yang tersisa hanya sebatas polesan di kulit  dan lekuk-lekuk tubuhmu yang selalu menggoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau akan tetap membawa aib itu kemana dan di manapun engkau berada. Engkau tak mungkin mampu menyembunyikan aib itu pada dirimu sendiri. Dokter ahli juga tak mungkin mengembalikan permata dirimu. Sebab permata itu bukanlah pemberian manusia. Ia anugerah langsung dari tuhanmu, yang seharusnya engkau menjaga kesuciannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat malumu mulai terkikis. Nafsumu selalu membisikkan keterlanjuran, agar engkau lebih dalam lagi terperosok dan tak mampu keluar dari jeratannya. Bila engkau terperosok semakin dalam, maka engkau semakin sulit  keluar melalui tobatmu. Sedikit demi sedikit keberanianmu muncul yang mengikis rasa malumu. Engkau semakin berani mempertontonkan auratmu. Dirimu telah menjadi boneka nafsu untuk mempengaruhi calon korban berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau dipuji sekaligus tersanjung. Engkau pun mulai tak sadar, bahwa engkau ikut menebar pesona maksiat di sekelilingmu. Engkau bangga karena menjadi pusat perhatian. Engkau disanjung dan tertawa-tawa senang di tengah keramaian. Namun ketika engkau sendiri, batinmu menangis, sebab ia tak menginginkan kehidupan tubuhmu seperti itu. Ia selalu menasihatimu, tetapi engkau tak mau mendengar nasihatnya. Padahal itu demi kebaikan dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-118473231685944253?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/118473231685944253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/118473231685944253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/06/nikmatnya-bercinta.html' title='Nikmatnya Bercinta'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3174529044269599046</id><published>2009-04-15T04:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:35:00.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Petuah Sebelum Pernikahan dan Setelah Berkeluarga</title><content type='html'>Petuah ini penting sebagai persiapan bagi mereka yang akan memasuki jenjang pernikahan. Jadi sebaiknya Anda baca petuah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pernikahan mewujudkan keluarga bahagia. Ingat tujuan dasar ini. Keluarga bahagia tercipta karena hubungan harmonis. Hubungan harmonis dicapai melalui :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya saling pengertian.&lt;br /&gt;Keduanya harus saling memahami dan mengerti keadaan masing-masing baik fisik maupun mental. Artinya, memahami perbedaan sifat, tingkah laku dan pandangan. Jadi perbedaan itu wajar saja. Bukankah yang menyatukan Anda karena perbedaan juga. Ya perbedaan jenis kelamin Anda..he..he.&lt;br /&gt;Saling menerima kenyataan&lt;br /&gt;Kita harus menerima kenyataan dengan tulus dan ihlas bahwa jodoh itu memang di bawah kekuasaan Allah. Ingat pepatah, tidak selamanya cinta menyatukan kita. Maka jalanilah bersama dengan pasangan Anda. Ya, jika tidak berpacaran sebelumnya sebelum menikah, maka pacaranlah sesudah menikah. Lebih romantis kan…&lt;br /&gt;Saling melakukan penyesuaian&lt;br /&gt;Pernah baca di shvoong berjudul Wasiat Terakhirku? Ingat tidak ada yang sempurna, bahwa kita ini berbeda dan saling memiliki kekurangan. Yang perlu dilakukan bagaimana menyesuaian setiap dari perbedaan.&lt;br /&gt;Memupuk rasa cinta&lt;br /&gt;Jangan terbalik ya. Kebencian yang dipupuk. Akhirnya mengendap dalam pikiran. Ingat salah satu tulisan saya sebelumnya menjelaskan pikiran mempengaruhi tindakan. Tindakan kita akan mengarah pada apa yang kita pikirankan apakah itu negative atau positif. Maka setiap muncul pikiran negatif terhadap pasangan Anda berusalah melawan dengan mengingat kebaikannya. Jadi saling memupuk rasa cinta, bukan sebaliknya memupuk pikiran dan kalimat negatif di pikiran hingga terbawa kealam bawah sadar&lt;br /&gt;Melaksanakan asas musyawarah&lt;br /&gt;Ini menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menyelesaikan masalah yang timbul. Ingat jangan ego dan ngotot merasa benar sendiri. Salah-salah eh malah saling menyalahkan dan menghakimi. Jika ini terjadi kembali ke pasal sebelumnya. Yaitu ingat tujuan pernikahan Anda. he…&lt;br /&gt;Suka Memaafkan&lt;br /&gt;Jangan masalah kecil dibesar-besarkan. Bukan masalah dijadikan masalah. Karena itu, kalau ada kesalahan kecil, ya saling memaafkanlah, karena tidak mungkin Anda tidak membuat kesalahan sepanjang menjalani kehidupan bersama. Kalau tidak mau mendapat pasangan yang memiliki kesalahan, menikalah dengan malaikat, yang diciptakan memang untuk patuh..he..he...&lt;br /&gt;Berperan serta untuk kemajuan bersama&lt;br /&gt;Masing-masing suami istri berusaha saling membantu setiap usaha untuk kemajuan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika memasuki kehidupan rumah tangga, beberapa yang perlu dicegah diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Janganlah membuka rahasia pribadi istri atau suami dan rahasia keluarganya&lt;br /&gt;- Cemburu yang berlebihan. Sikap cemburu sih tandanya masih adanya cinta. Tapi jika berlebihan dan tanpa dasar juga merusak hubungan keharmonisan. Eh, soal cemburu ini, ada istilah penulis : cemburulah kepadaku maka aku akan mengukur seberapa dalam cintamu..&lt;br /&gt;- Mengulangi cerita lama/nostalgia pribadi masa lalu&lt;br /&gt;- Suka mencela kekurangan suami atau istri&lt;br /&gt;- Memuji wanita atau pria lain di hadapan istri atau suami&lt;br /&gt;- Kurang peka terhadap hal-hal yang tidak disenangi oleh suami atau istri.&lt;br /&gt;- Tambah sendiri ya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Bacaan : Membina Keluarga Bahagia, Wasiat Terakhirku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3174529044269599046?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Petuah Sebelum Pernikahan dan Setelah Berkeluarga'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3174529044269599046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3174529044269599046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/petuah-sebelum-pernikahan-dan-setelah.html' title='Petuah Sebelum Pernikahan dan Setelah Berkeluarga'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-7585288919511550134</id><published>2009-04-14T05:07:00.002-07:00</published><updated>2009-04-15T03:07:48.172-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taman Ilmu'/><title type='text'>Taman Ilmu</title><content type='html'>By. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALANGKAH indahnya jika kampus itu diibarakan sebagai sebuah taman ilmu. Sebuah taman yang dihuni manusia-manusia beradab dan berakal sehat. Yang menjadikan akal budi sebagai pijakan, dan produk pikirannya menghias dan menaburi sisi kemanusiaan dan pengembangan ilmu pengetahuan di sekitarnya. Sebuah taman tempat orang untuk bebas mengeruk pengetahuan dan mengais-ngais kebenaran yang terpendam denga melahirkan karya-karya baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sejuknya taman itu, bila salam perdamaian dan kreativitas bertaburan menyambut kedatangan mahasiswa baru. Mereka melindungi mahasiswa baru dari cemaran pikiran dan pola laku yang terformat. Mereka membersihkan sampah-sampah pikiran yang telah diisi dengan persepsi-persip keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin sejuknya taman ilmu itu, bila mereka yang bersilang pendapat menjadikan pengertian dan pemahaman sebagai alat perekat mereka. Alangkah hikmahnya, bila setiap persoalan ditempatkan sesuai duduk persoalannya, dan setiap sengketa pribadi diselesaikan dengan renungan, ketajaman pikiran, silaturrahmi agar tidak terhadap keharmonisan taman itu.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tapi bagaimana menumbuhkan dan melahirkan sosok yang mampu menyelesaikan masalah? Gilbert Highet memiliki jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka –para pemikir besar- tidak tumbuh seperti pepohonan. Mereka tidak dimuliakan seperti hewan-hewan pilihan. Namun ada dua cara memupuk mereka selagi tumbuh; berilah mereka tantangan dan rangsangan. Letakkan masalah-masalah di hadapan mereka. Hasilkan sesuatu untuk dipikirkan oleh mereka. Diskusikan tiap tahap pemikiran mereka. Usulkan kepada mereka untuk melakukan percobaan. Minta mereka mengungkapkan apa-apa yang tersembunyi. Lalu anjurkan mereka agar mengenal pemikiran-pemikiran yang menonjol. Itulah tawaran kiatnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Alangkah disegeninya sebuah taman ilmu itu, bila penghuni taman itu tidak saja melahirkan intelektual-intelektual muda, tetapi pemuda-pemuda yang berteriak garang terhadap para penjarah negeri, terhadap para penjarah hak-hak rakyat, seperti prajurit-prajurit muda yang mengibarkan bendera perang terhadap para koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bangganya mereka yang menempatkan anak-anaknya di taman ilmu itu, karena mereka dapat menjadi penyambung lidah dan pelapis dada ketika kesewenang-wenangan merajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, mereka begitu bangga, namun kebanggan itu kini hanya milik impian saja. (Identitas, Juli 1999)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-7585288919511550134?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Taman Ilmu'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7585288919511550134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7585288919511550134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/taman-ilmu.html' title='Taman Ilmu'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3636489005642389810</id><published>2009-04-14T05:07:00.001-07:00</published><updated>2009-04-15T03:18:30.514-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kambing Hitam'/><title type='text'>Kambing Hitam</title><content type='html'>By. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERNYATA kita kadang kehilangan nilai kemanusiaan. Kita sendiri menggali lubang lalu menceburkan diri ke lembah nista. Kita membangun pondasi diri dalam kebiasaan, selanjutnya membentuk karakter kita. Kemanusiaan pun kita surut, namun jarang kita rasakan, sebab kita kadang hanya berbicara berdasarkan muatan kepentingan egoisme kita semata. Sumber penyabab semuat itu ternyata adalah jabatan politis yang selalu saja kita incar. Kita menjadikan jabatan politis, jabatan public seakan adalah menjadi milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita melupakan, bahwa justru itulah yangmenghisap nilai-nilai kebahagiaan kita di sekeliling kita, yang menimbulkan keresahan dan petaka hidup. Ketika jabatan politis telah kita rengkuh, ia memusat lalu menjadi milik pribadi bahkan hanya milik keluarga. Bahkan kita membangun dinasti dan jaringan laba-laba kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalil Gibran pernah bertanya tentang itu. “Apakah engkau ahli politik yang berkata dalam hati: Aku akan memanfaatkan negaraku bagi kepentinganku sendiri? Jika demikian, engkau adalah benalu yang hidup pada daging orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, jabatan politis adalah salah satu pilihan dalam peta sandiwara dan catur politik kita keseharian. Namun, daya magnet jabatan itu telah menghisap egoisme pribadi hingga melupakan sisi yang mendasar dalam hidup, bahwa kita dianugerahkan nilai-nilai kemanusiaan bahkan sifat kenabian. Namun, kita pun kadang menepis semua itu karena telah beralih ke dotrin-dotrin politik. Dunia politik adalah dunia kotor. Memangsa atau dimangsa dalam pilihan politik. Bertahan dari jabatan dan menyerang lawan adalah pertahanan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun segera berusaha menjaga jabatan politis kita nama baik. Bahkan dengan ketidakmampuan kita, kita melepaskan dengan mencari tumbal. Tumbal itulah bernama Kambing Hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mudah pula, kita membalik kenyataan. Kita mencari kambing hitam dan memeliharanya dalam catur politik kita sebagai biang keladi.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Di lembaga universitas, kita mengajar agar yang dididik patuh, selalu menjaga etika. Kita menasihati agar selalu menghargai. Segudang nasihat dan petuah telontar di bibir kita. Namun di alam realitas, kita membalik realitas itu, tidak membumikan kata-kata kita dalam keteladanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin inilah yang disebut kemunafikan. Tapi adakah kosa kata kemunafikan dalam panggung politik kita. Apalagi para politikus-politikus ikut mencemari dunia kampus? Kita pasti menjawab itu adalah strategi, bukan kemunifikan, kemunafikan hanya ada pada agama. (Identitas November 1996)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3636489005642389810?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kambing Hitam'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3636489005642389810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3636489005642389810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kambing-hitam.html' title='Kambing Hitam'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3577270074664796287</id><published>2009-04-14T05:06:00.001-07:00</published><updated>2009-04-15T03:22:31.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demonstrasi Itu Tutup Jalan Ya?'/><title type='text'>Demonstrasi Itu Tutup Jalan Ya?</title><content type='html'>By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJUMLAH mahasiswa menutup jalan. Mereka memalang kendaraan mereka tepat di tengah jalan. Mereka pun membakar ban-ban bekas. Gumpalan asap membubung. Kendaraan umum tak bisa lewat di tengah panasnya sengatan matahari. Para mahasiswa dengan semangat berapi-api meneriakkan protes. Mereka dengan fasihnya berpidato tentang kesewenang-wenangan para penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat bukannya bangga, atau ikut mendukung. Malah mereka mengeluhkan sikap segolongan yang mengaku intelektual muda. Bahkan ada yang mengumpat habis. Mengapa? Di deretan penumpang itu, ternyada ada Pasien yang butuh pertolongan darurat. Mereka butuh perawatan di unit gawat darurat (UGD), sementara yang lainnya terpaksa berjalan kaki berkilometer, yang lainnya harus bersabar karena terlambat menuju bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka yang menutup jalan itu tengah demonstrasi atau melakukan penindasan baru? Pasalnya, nyaris setiap berdemontrasi dengan mengusung isu lokal, mereka menutup jalan, penindasan pun makin berlapis, ditindas para penguasa, selanjutnya ditindas lagi para penentang kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, kita memaklumi bahwa dengan tutup jalan adalah upaya menarik perhatian publik. Namum belakangan, gerakan tutup jalan ini menjadi sebuah kebiasaan malah menjadi tradisi buruk bagi gerakan demonstrasi. Ini menjadi persoalan kemudian, karena seakan intelektual muda itu kehabisan daya pikat, kreasi atau ide-ide brillian untuk menarik perhatian publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah tampaknya kita perlu mempertegas kembali pemahaman tentang demonstrasi. Demonstrasi itu adalah salah satu cara, metode, sarana bukan tujuan. Banyak cara untuk mencapai tujuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang di tengah seminar serius para pejabat, sekelompok mahasiswa diam-diam membentangkan spanduk protes secara tiba-tiba. Kadang-kadang harus berulah untuk menarik perhatian para pencari berita. Bahkan berbagai aktraksi terpaksa mereka lakonkan untuk mendapat perhatian serius. Jadi tutup jalan itu bukannya solusi, tetapi menjadi polusi dalam gerakan. Kecuali isu yanga diemban itu berskala penting dan berskala besar, tentu tak ada jalan lain kecuali harus tutup jalan, demi menarik perhatian dan dukungan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan memilih cara aksi kadang tidak mencapai tujuan demonstrasi itu. Niat dan tujuan baik, tetapi aksi yang dilakukan justru bertentangan dengan kepentingan umum, bukannya mendapat dukungan, malah mendapat cemohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, untuk menyuarakan suara rakyat, tidak harus dengan cara mengorbankan rakyat. Kita tidak ingin berpidato berapi-api, dengan tangan dikepal, mata merah penuh semangat, sementara rakyat buang muka lalu mengumpat kita diam-diam, karena tidak senang dengan cara kita. (Harian Fajar, 11 Juni 2001)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3577270074664796287?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Demonstrasi Itu Tutup Jalan Ya?'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3577270074664796287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3577270074664796287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/demonstrasi-itu-tutup-jalan-ya.html' title='Demonstrasi Itu Tutup Jalan Ya?'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-1567234861844000103</id><published>2009-04-14T05:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T03:23:56.359-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Kaum Demonstran'/><title type='text'>Dunia Kaum Demonstran</title><content type='html'>By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI maza penjajahan kolonealisme Belanda, seorang pejabat Belanda pernah berpesan kepada seorang pimpinan perguruan tinggi (rektor), agar anak-anak muda pembangkang segera dipecat dari dunia kemahasiswaan. Tapi Rektor tidak melayani paket pesanan itu seperti masa kini. Mereka malah berpesan untuk melindungi anak-anak muda yang dianggap para pemberontak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jagalah anak-anak muda pemberontak itu, karena kelak merekalah yang akan memimpin dan mengatur bangsanya.” Anak muda pembangkang itu adalah Soekarno beserta kawan-kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas sebuah pengalan dari cerita anak muda-mahasiswa yang resah atas tekanan penguasa. Mereka resah, karena kaum aktivis diperlakukan bagai hidup di bukan negerinya, ditikam diculik bahkan dibunuh.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Anak-anak muda memang perlu dijaga, termasuk menjaga kemurnian idealismenya. Di sini membutuhkan kearifan dalam menuntun mereka dalam pencarian kebenaran kenyataan. Mereka membutuhkan saluran ketika diperhadapkan antara kebenaran dalam pikiran dan kebenaran berdasarkan kenyataan. Karena saluran idealisme yang terpasung kelak akan berujung, frustasi atau menumbuhkan sikap radikalisme dalam gerakan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Di dunia kemahasiswaan, kerap melintas sejumlah mahasiswa menyalurkan aspirasinya melalui aksi demontrasi. Kita menyaksikan betapa mereka penuh semangat menerikkan keresahan. Bahkan tak jarang kita kagum terhadap mereka tentang kecemerlangan intelektualnya yang mendobrak opini public. Mereka mampu merekonstruksi realitas lain yang telah terisi iklan-iklan politik dan sejumlah konflik kepentingan. Kita dihentakkan oleh mereka dengan cara memikat dan merebut perhatian publik dalam mengungkap kenyataan-kenyataan yang selama ini mungkin kita sepelekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kaum demonstran memang adalah dunia yang meraih kegembiraan yang begitu mahal. Dunia yang begitu pelik dan penuh resiko. Dunia yang menimbulkan rasa perih, ketika menemukan berbagai kenyataan yang absurb dari harapan yang selalu dijanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pula sebabnya, dunia kaum demontran adalah dunia yang begitu konflik dan teramat susah ditebak. Mereka selalu saja merefleksikan keresahannya yang senantiasa kita atur dengan kontrol yang begitu serba ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia demontran mungkin panggilan hidup untuk meneriakkan keresahannya di jalan-jalan. Ketika dialog dan seminar bukan sebagai solusi atas berbagai penyelewengan di negeri ini. Dunia demontran adalah dunia yang penuh resiko namun dunia yang tak pernah mati atau ditinggalkan zaman. Setiap generasi tumbuh untuk memainkan perannya sesuai dengan momen panggilan zaman, meskipun kadang menjadi tumbal atas perjuangannya. (Identitas. 21 Juni 1996)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-1567234861844000103?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Dunia Kaum Demonstran'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1567234861844000103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1567234861844000103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/dunia-kaum-demonstran.html' title='Dunia Kaum Demonstran'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-6937290295927012133</id><published>2009-04-14T05:02:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T03:24:39.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kepada Kaum Reformis'/><title type='text'>Kepada Kaum Reformis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;By. M. Ishak Zainal&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kesadaran adalah matahari&lt;br /&gt;Kesabaran adalah bumi&lt;br /&gt;Keberanian menjadi cakrawala&lt;br /&gt;Dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata&lt;br /&gt;(Penggalan lirik lagu Iwan Fals)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;KAWAN, penculikan dan kematian mahasiswa mengetuk jendela hatimu. Lalu nurani terpanggil. Engkaupun turun jalan. Berbaur hingga menjadi kekuatan massa. Panji-panji gerakan moral kau lakonkan. Lalu bendera solidaritas sesame mahasiswa kau kibarkan. Engkau mengecam penculikan dan pembunuhan mahasiswa Tri Sakti. Engkau dipersatukan oleh duka : Luka mahasiswa adalah lukamu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duka menyelimuti hatimu. Duka menghempas ketakutan, menyadarkan alam bawah sadarmu. Keberanianmu pun muncul seiring tak sakralnya lagi arti sebuah ancaman dan resiko. Kesucian idealisme sebagai pemuda-pemudi mahasiswa telah menjadi bendera perjuanganmu. Lalu engkau mengibarkan bendera perjuangan moral. Sejarah telah memanggil. Dan orang-orang harus disadarkan atas hak-hak yang dihisap para penguasa di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau turun jalan, mengemban amanat dan menyuarakan jerit mahluk terluka. Kau bangunkan rakyat dari buaian panjang. Penyelewengan kau kabarkan ke mana-mana. Mereka yang hanya menjadi benalu di negeri ini, serakah, bermental penindas tiba-tiba gematar menghadapimu. Mereka pun ramai-ramai mengganti topeng mereka meski tetap dengan wajah yang sama : Para penindas. Mereka ketakutan lantaran hak-hak rakyat yang mereka tumpuk di rekeningnya akan terbongkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, berbagai ancaman yang membayangi langkahmu rupanya tidak menyurutkan perjuanganmu. Bahkan semakin memperkokoh semangat perlawananmu. Engkau berjuang serentak, bahu membahu dan menjalin solidaritas mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soeharto pun terpaksa turun dari tahta kepresidenan 21 Mei 1998. Dunia lain khususnya di negara-negara diktator meniru aksi gerakan damai itu. Engkau pun tercatat dalam sejarah reformasi. Secara kolektif engkau adalah pelaku reformasi 98. Perjuanganmu adalah sejarahmu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehengkanan Soeharto dari kursi kepresidenan meninggalkan kegembiraan dan sorak-sorai di jalan. Air mata haru mengalir sebagai simbol kemenangan. Engkau dan mereka menangis bangga saling berpelukan. Rakyatpun tak luput terharu sebagai ungkapan terima kasih atas upaya dirimu sebagai reformis-reformis muda. Wahai para demonstran, kini kemenangan telah kau raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, kemenangan berada di pundakmu. Namun, kemenangan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Lengsernya Soeharto bukan pula simbol berakhirnya perjuangan. Bukan! Genderang reformasi damai pun memanggilmu untuk kau kobarkan di jalan-jalan, di kantor-kantor, sebab perkara di negeri ini belum sepenuhnya tuntas. Masih banyak penyelewengan terselubung yang belum tersinngkap.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, kemenangan dan kekuatan memang telah di pundakmu. Namun jangan lupa, berdiri di atas kemanangan dan memanfaatkan kekuatan bukan tugas ringan. Menghindari dendam sejarah dalam berjuang bukan tugas gampang, meskipun rezim orde baru telah membangun mental-mental pendendam atas saham berbagai penindasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau adalah pejuang moral. Bukan mencontoh Pol Pot di Kamboja sana, membantai dua juta rakyatnya yang antikomunis. Bukan pula mencontoh pelaku orde baru ketika berhasil meruntuhkan kekuasaan orde lama, yang membantai habis komunis atau pun bukan komunis. Mereka yang dinilai sisa komunis dikejar, dilibas bahkan dibantai tanpa melewati proses pengadilan. Engkau orde reformasi. Moral sebagai panglima dan rasioanal adalah wilayah aksi perjuanganmu. Karena itu kawan, pertahankanlah moral perjuanganmu, ketajaman rasionalitas, kesucian dan komitmen atas visi perjuanganmu, sebab itulah yang membuatmu tetap bertahan untuk memberantas berbagai manipulatif di negeri ini.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kawan, sejah lengsernya Soeharto, engkau masih tetap turun pawai mengemban amanat reformasi di tingkat lokal. Di berbagai kantor pun kedatanganmu disambut spanduk besar : Kami Mendukung Reformasi yang Konstitusional. Di balik spanduk, engkau berdiri bagai jaksa-jaksa muda. Berdialog dan menampik mereka, engkau pun menggugat : Di mana para penyeleweng amana rakyat dan paling banyak menanan saham atas hancurnya rakyat dan bangsa ini. Gugatanmu menggema bak penuntut maliakat utusan langit sana.&lt;br /&gt;Di tempat mereka, engkau menagih tanggung-jawab masa lalu mereka. Engkau membuka kotak pengaduan, mengidentifikasi kebenaran issu, engkau lalu memisahkan antara isu dan fakta untuk mencegah para badut-badut politik dan fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau sungguh bijak, arif menagih tanggung jawab masa lalu mereka melalui jalan kemanusiaan, keadilan dan menyeretnya ke lembaga pengadilan, sesuai sukma dan semangat reformasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang kawan dan perjuanganmu adalah pelaksanaan kata-kata. Tetap melangkah berarti engkau bergerak menuju tujuan reformasi itu sendiri. (Identitas, Mei 1998).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-6937290295927012133?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kepada Kaum Reformis'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6937290295927012133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6937290295927012133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kepada-kaum-reformis.html' title='Kepada Kaum Reformis'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-4033724727352609832</id><published>2009-04-14T04:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:37:23.735-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Kepada Adikku (Keprihatinan di Tengah Ospek)</title><content type='html'>By. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUDUKLAH wahai Adikku. Aku kualunkan gubahanku. Jangan tanya untuk apa, karena ini hanyalah sebuah kegundagulanaan. Jawaban atas kegundahgulanaanku ini hanya kau yang memilikinya. Bukan Aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kutatap matamu, terpencar kesedihan dicerminan matamu. Di sana kutemukan wajah-wajah beringas yang selalu saja menusuk sukmamu. Engkau telah diperkenalkan sebentuk kekerasan di tubuhmu. Aku tak tahu semua itu wahai Adikku, apakah ini semacam perkenalan kampus, pendidikan, pengajaran sesat dotrin sesat, salah persepsi, atau malah dendam kusumat turun-temurun. &lt;a href="http://id.shvoong.com/humanities/1883756-kepada-adikku-keprihatinan-kekerasan-opspek/"&gt;Baca Selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-4033724727352609832?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kepada Adikku (Keprihatinan di Tengah Ospek)'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/4033724727352609832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/4033724727352609832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kepada-adikku-keprihatinan-di-tengah.html' title='Kepada Adikku (Keprihatinan di Tengah Ospek)'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-8968866257264917900</id><published>2009-04-14T04:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:39:14.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>BJ Habibie</title><content type='html'>By. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRESIDEN BJ Habibi adalah kisah. Di sana kita dapat bercermin tentang demokrasi yang mulai mekar. Berkisah tentang mekarnya kebebasan pers, mendongeng tentang kebebasan intelektual dan menyaksikan komedi politik. Di kisah itu juga kita melihat ketabahan pemimpin dari rentetan hujatan dari segelintir intelektual dan pelaku politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kisah, pena wartawan mengukir berderet kesalahan Habibie. Tidak hanya di kertas, di layar kaca pun tampak media menjadi mediator dari mulut sejumlah politik dan intelektual untuk menghabisi Habibie. Mulut mereka berbusa-busa dengan urat leher yang begitu tampak menegang. Akal mereka tampak briyan menganalisa, sekaligus mereka menunjukkan ke pemirsa kerendahan budi mereka. &lt;a href="http://id.shvoong.com/law-and-politics/1883748-bj-habibie/"&gt;Selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-8968866257264917900?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='BJ Habibie'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/8968866257264917900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/8968866257264917900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/bj-habibie.html' title='BJ Habibie'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3453812346041084987</id><published>2009-04-14T04:03:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:40:07.403-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Orang Biasa</title><content type='html'>by. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAHAI, baiknya kita memilih hidup sebagai orang biasa. Orang sederhana. Tak perlu mengetahui strategi politik kotor. Tak perlu merambisi meraih empuknya kedudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menjadi orang biasa. Hidup dengan apa adanya. Berjalan tanpa embel-embel dengan berbagai apologi. Orang biasa hidup dengan cara dan pemikiran sederhana, hidup dengan apa adanya. Beda dengan politikus, hidup abnormal : Strategi politik adalah bagaimana menelikung sesama kita. Padahal orang biasa menganggapnya itu hanyalah kemunafikan. &lt;a href="http://id.shvoong.com/humanities/1883723-orang-biasa/"&gt;Selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3453812346041084987?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Orang Biasa'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3453812346041084987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3453812346041084987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/orang-biasa.html' title='Orang Biasa'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-468976140138761721</id><published>2009-04-14T03:40:00.001-07:00</published><updated>2009-04-17T05:41:29.303-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Tragedi I 24 April 2006 (Penyerbuan Aparat Militer di UMI)</title><content type='html'>by M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI Makassar 24 April 2006 ada kesedihan telah tertoreh, juga menumpahkan kesedihan yang sangat. Kehidupan calon intelektual muda termangu di atas duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan ribuan mata, mereka mengusung keranda rekannya korban represif aparat keamanan. Mayat itu imbalan atas perjuangan tuntutan penurunan tarif angkutan kota. Tak pelak lagi, Tasrif, M. Syaiful Bya, A. Sultan Iskandar, mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) selaku korban merupakan harga imbalan yang terlampau mahal. &lt;a href="http://id.shvoong.com/law-and-politics/1883718-tragedii-24-april-2006/"&gt;Baca selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-468976140138761721?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Tragedi I 24 April 2006 (Penyerbuan Aparat Militer di UMI)'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/468976140138761721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/468976140138761721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/tragedi-24-april-2006.html' title='Tragedi I 24 April 2006 (Penyerbuan Aparat Militer di UMI)'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-6787373312343353495</id><published>2009-04-14T03:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:42:53.941-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Represif  (Penyerbuan Militer di Kampus UMI)</title><content type='html'>by M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CUKUP disayangkan. Sayangnya, kita kadang lupa sejarah dan merenunginya bahwa mengedepankan penanganan senjata, penyerbuan menggunakan panser ke kampus hingga melakukan pembunuhan pada mahasiswa justru akan meningkatkan gelombang aksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kita lupa pada sejarah, menengok dan merenunginya bahwa di negeri manapun bila segala tuntutan mahasiswa ditangani dengan represif justru akan meningkatkan gelombang aksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, kita tidak peka terhadap segala gejala dan keresahan di sekeliling kita. Dan sekali lagi, begitu memilukannya bila aksi kaum muda ditangani represif secara berlebihan. Inilah awalnya ironi suatu bangsa dan duka cita bagi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi mahasiswa UMI ditengah pemimpin represif ini sungguh teramat sulit diungkip melalui tulisan. Ia hanya bisa digambarkan melakui imajinasi kata-kata. Setidaknya dibalik peristiwa itu, tergambar siapa yang mengorbankan siapa.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Mereka para mahasiswa dan mahasiswa di depan kampus mereka, berlari, mengelak, tergeletak bertahan dan mencari ruang perlindungan atas kejaran apara keamanan. Namun seakan tanah mereka tak bertuan lagi karena diserbu para aparat militer yang selama ini dianggap sebagai alat pengayom atau sebagai benteng perlindungan terhadap kebrutalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ada yang ditangkap ada yang menangkap. Ada poporan senjata dan ada yang dipopor. Ada yang terluka dan ada yang melukai. Ada gas air mata dan ada air mata pilu yang bercucuran. Ada yang mengejar dan ada yang mengejar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ada yang terdesak dan ada yang mendesak, ada melompat terjun ke sungai dan ada yang diterjungkan ke sungai. Ada yang terpaksa dan ada yang memaksa. Ada yang selamat dan ada yang tak terselamatkan. Ada yang aman dan ada yang diamankan. Ada yang muncul dari sungai dan ada yang dimunculkan. Ada yang hilang dan ada yang dihilangkan. Ada yang tenggelam dan ada yang ditenggelamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ada yang mengapung dan ada yang diapungkan. Ada yang ada dan ada yang mengadakan. Ada yang dikomentari dan ada yang mengomentari. Ada yang ada dan ada yang selalu mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang meninggal dan ada yang ditinggalkan. Ada mayat dan ada yang diusung. Ada duka dan ada yang mendukai. Ada tangis dan ada yang ditangisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, mahasiswa sedih, mahasiswa terluka, mahasiswa berduka, mahasiswa marah. Mereka merasa kehilangan rekan pemilik masa depan bangsanya. Solidaritas aksi berkibar, menyesalkan, mengecam dan mengutuk perlakuan mahasiswa yang tak manusiawi. Mahasiswa berang campur sedih. Mereka sedih tapi marah. Kemarahan mahasiswa bukan lagi tuntutan penurunan biaya tariff angkot, tapi penanganan aparat negara yang represif. Mereka mahasiswa mengutuk segala bentuk kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa turun jalan, menggelar aksi duka, mengenang aksi luka. Kesedihan, kepiluan dan kemarahan seakan menyatukan dan mengingatkan romantisme aksi pergerakan kemahasiswaan. Mereka mengibarkan bendera yang sekian lama kusut. Bendera aksi solidaritas sesama mahasiswa. Mereka tak lagi dibatasi tembok-tembok atas nama universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menantang garang, walau senjata perlawanan mereka adalah semangat, semangat menentang kekerasan dengan cara mereka sendiri. Mereka seakan tak peduli lagi siapa korbannya, apa akibatnya, siapa pelakunya. Mereka hanya mengecam segala bentuk kekerasan dengan cara mereka sendiri. (Penerbitan Kampus Unhas : Identitas April 1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan.&lt;/strong&gt; Tulisan ini adalah tulisan penulis sendiri, sebagai ungkapan duka atas rekan-rekan Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia di Makassar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-6787373312343353495?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Represif  (Penyerbuan Militer di Kampus UMI)'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6787373312343353495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6787373312343353495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/represif-penyerbuan-milter-di-kampus.html' title='Represif  (Penyerbuan Militer di Kampus UMI)'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-8609533315009226700</id><published>2009-04-13T09:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:47:07.612-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Apakah Anda Termasuk Kreatif ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan hasil penelitian para ilmuan di Universitas California di Barkeley, Jika anda memiliki karakteristik sebagai berikut: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sensitif &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasa senang akan muncul setelah melihat, mendengar, menyentuh, mengakui adanya suatu ketakutan yang tidak dapat dilihat dan mengakui suatu perbedaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Lancar &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak pernah kehabisan ide, mengikuti perubahan terus-menerus. Tidak Kaku Punya kemampuan untuk membuat lemon dengan bahan bukan dari “jeruk”, mampu mengubah langkah sial menjadi kesempatan baik dan tidak takut dengan masalah atau rintangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Keaslian &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merupakan lawan dari kesesuaian. Orang kreatif akan tetap berjalan mengikuti suara drum yang ditabuh oleh beberapa pembawa drum yang berbeda-beda. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Membuat Lebih Baik Dari Yang Asli&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemampuan untuk membuat defenisi baru dan merubah bentuk asli ke bentuk baru, mampu menciptakan sesuatu yang beda yang diolah dari bahan-bahan biasa. Analisa Kemampuan untuk membuat suatu “penjelasan yang detail” terhadap suatu ringkasan dan bagaimana supaya segala suatunya tidak saling bertentangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sintesis&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mampu untuk membuat suatu “ringkasan” dari sesuatu penjelasan yang detail dan ini merupakan kebalikan dari analisa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Kaitannya dengan Organisasi&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengatur segala sesuatu sehingga semuanya saling menuju ke satu tujuan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Catatan :&lt;/strong&gt; Sumber tulisan ini penulis peroleh dari teman di Makassar. Entah sumbernya dari mana. Tapi sepertinya ini menarik buat pembaca. Kalau pun pembaca mengetahui sumbernya dan keberatan mohon disampaikan, agar penulis menghapus tulisan ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-8609533315009226700?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Apakah Anda Termasuk Kreatif ?'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/8609533315009226700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/8609533315009226700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/apakah-kreatif.html' title='Apakah Anda Termasuk Kreatif ?'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3854564752294544646</id><published>2009-04-13T03:39:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:48:03.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Tips Bertransaksi di Bursa Forex</title><content type='html'>By. M.Ishak Zainal&lt;br /&gt;Penulis telah melewati masa-masa Profit (untung) dan Loss (rugi). Semua itu membuat penulis lebih matang memahami dunia bursa secara intelektual juga mematangkan jiwa secara psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman tersebut, penulis ini berbagi kepada para trader-trader terutama trader pemula. Berikut ini adalah tips-tips bertransaksi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belajar dan miliki sistem transaksi dan kuasai secara utuh dan mendalam suatu indikator, misalnya indikator fibonanci, stocastik, moving. Penulis lebih fokus pada indikator pivot dikombinasikan dengan pola candlestick. Penulis memilih indikator ini dengan tujuan melihat respon para investor di pasar bursa.&lt;br /&gt;Ingat semua indikator itu bagus. Namun jika tidak didalami, maka indikator tersebut hanya memberikan sinyal false (yang menjebak). Artinya, ketahui kelebihan maupun kelemahan suatu indicator yang digunakan.&lt;br /&gt;Sementara mengenai berita pundamental, gunakan saja secara simple dengan melihat jam-jam pengumuman direlease, sebab biasanya pergerakan besar di sekitar jam tersebut, serta di sekitar pertemuan dan pergantian market eropa, asia, Inggris dan Amerika, nah, respon itu akan terlihat melalui pola-pola candlestick.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketahui trend melalu indikator Anda dan Jangan lawan trend. Ini sangat prinsip, karena sepanjang Anda tidak melawan trend, maka sepanjang itu Anda tidak akan rugi di bursa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan tergesa-gesa, karena peluang selalu berulang dalam setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu amati jarak (range) dan waktu. Jarak dan waktu juga bisa menentukan entry posisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan rakus. Lihat peluang dan seberapa peluang yang akan diberikan oleh pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berani menanggung resiko jika salah posisi dengan prinsip cut your losses and let run your profit. Antrinya, hilangkan mental berharap jika memang Anda salah, potong segera kerugian anda sebelum membesar atau sebelum pasar menghisap modal investasi Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan overtrade, berlebihan dalam bertransaksi. Dana besar akan sama nilainya dengan dana kecil, jika dana besar digunakan dengan pembelian besar-besaran. Alangkah bagusnya dana besar tetapi pembelian kecil, karena besarnya dana mampu menahan fluktuasi kurs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan terlalu cerdas, gunakan sistem transaksi yang simple tapi akurat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3854564752294544646?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Tips Bertransaksi di Bursa Forex'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3854564752294544646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3854564752294544646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/tips-bertransaksi-di-bursa-forex-mata.html' title='Tips Bertransaksi di Bursa Forex'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-7524393961971910417</id><published>2009-04-13T02:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:48:50.218-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Cara Mengendalikan Waktu Anda</title><content type='html'>Banyak orang hidupnya kocar-kacir. Mereka menghabiskan waktu yang tidak berkaitan sasarannya. Penyebabnya, karena mereka tidak mengetahui sebenarnya. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1883307-sukses-dan-prestasi-cara-mengendalikan/"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-7524393961971910417?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Cara Mengendalikan Waktu Anda'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7524393961971910417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7524393961971910417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/cara-mengendalikan-waktu-anda.html' title='Cara Mengendalikan Waktu Anda'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-6780087816686406102</id><published>2009-04-13T02:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:49:26.900-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Antara Cinta dan Nafsu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;by. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Cinta dan birahi adalah satu tapi beda&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;RINDU kita semakin bergelora. Semakin jauh kita semakin berhasrat kita. Aku sangat memahami kedalaman rindumu, yang kuukur dari gejolak rinduku. Aku memahami kedalaman cintamu yang kuukur dari kekuatan kerinduanmu.&lt;br /&gt;Sungguh kita begitu mudahnya menembus ruang dan waktu. Begitu terbetik di batinmu kurasakan kerinduanmu itu. Bila engkau belum memahaminya, maka bersabarlah, dan tunggulah waktu mengajarimu, bagaimana lintasan dan isyarat hati itu. &lt;a href="http://id.shvoong.com/humanities/1883322-gelora-cinta/"&gt;Baca Selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-6780087816686406102?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Antara Cinta dan Nafsu'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6780087816686406102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6780087816686406102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/gelora-cinta.html' title='Antara Cinta dan Nafsu'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-180201359392166390</id><published>2009-04-11T00:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T03:53:08.153-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mendaftar di Shvoong'/><title type='text'>Mendaftar di Shvoong</title><content type='html'>‘Shvoong’ adalah pusat ringkasan tingkat dunia, menawarkan banyak ragam ringkasan dalam 34 bahasa. Tujuan kami adalah meringkas semua yang pernah ditulis sepanjang sejarah manusia dalam bidang sastra dan riset sains, sehingga memberi Anda intisari pengetahuan manusia. Semua ringkasan tersebut ditulis oleh pengguna kami, warga dunia yang tidak hanya menularkan pengetahuan mereka kepada semua orang, tapi juga memperoleh royalti dari kerja mereka. Situs ini bukan bermaksud mengganti hal yang sebenarnya-buku maupun hasil kajian -dengan ringkasan, namun berfungsi sebagai sarana yang membantu Anda berenang&lt;br /&gt;di lautan informasi, memisahkan sekam dari biji padi Mari, baca dan nikmati! Dan dalam waktu yang sama, Mari, tulis dan dapatkan penghasilan!.&lt;br /&gt;Sebelum Anda bergabung, ada beberapa yang diisi yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan E-mail Anda *:&lt;br /&gt;Pilih password *:&lt;br /&gt;Ketik ulang password *:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pilih nama samaran *: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanggal Lahir *: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih zona waktu Anda *:&lt;br /&gt;Rincian pembayaran* &lt;strong&gt;Anda pilih payment via paypal &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masukkan kode yang ditunjukkan *:&lt;br /&gt;Tandai/klik : Saya menerima syarat-syarat perjanjian: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah Anda terdaftar, Anda bisa mengedit kembali data diri Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jika ingin terdaftar dan bergabung dalam komunitas penulis kami silahkan Klik &lt;a href="http://id.shvoong.com/aff-67B20/"&gt;Ingin Bergabung&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai informasi. Beberapa tulisan penulis dapat dilihat di blog ini. Anda bisa langsung terhubung ke &lt;strong&gt;shvoong&lt;/strong&gt; dengan mengklik tulisan &lt;strong&gt;baca selanjutnya &lt;/strong&gt;dalam tulisan penulis. Setelah masuk di &lt;strong&gt;shvoong &lt;/strong&gt;klik foto atau ishak_zainal untuk melihat seluruh tulisan penulis. Kelebihan bergabung dalam komunitas kami,  Anda mendapat trik-trik bagaimana menjadikan  tulisan paling banyak dicari seperti yang penulis jalani. Bagaiman meringkas atau memilih tema  menarik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-180201359392166390?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.shvoong.com' title='Mendaftar di Shvoong'/><link rel='enclosure' type='' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' length='0'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/180201359392166390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/180201359392166390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/tentang-shvoong.html' title='Mendaftar di Shvoong'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3598999826875592714</id><published>2009-04-11T00:17:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:50:00.591-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Pilihan Wisata di Sulsel</title><content type='html'>Sebelum Anda berwisata sebaiknya Anda menentukan pilihan wisata Anda di Sulsel? Ada deretan tengkorak manusia. Ada perayaan Maulid terbesar dan termegah. Ada permandian air belerang, air terjun. &lt;a href="http://id.shvoong.com/newspapers/indonesia/1877072-majalah-potret-"&gt;Selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3598999826875592714?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Pilihan Wisata di Sulsel'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3598999826875592714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3598999826875592714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/pilihan-wisata-di-sulsel.html' title='Pilihan Wisata di Sulsel'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3765902278594305223</id><published>2009-04-11T00:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:50:57.893-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Penyembuhan Tanpa Obat</title><content type='html'>Jangan putus asa bila tidak memiliki uang untuk berobat. Ada penyembuhan lebih ampuh dalam diri kita. Hanya saja kita belum mengetahuinya. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1877558-self-healing-"&gt;Selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3765902278594305223?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://google.com' title='Penyembuhan Tanpa Obat'/><link rel='enclosure' type='' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' length='0'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3765902278594305223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3765902278594305223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/penyembuhan-tanpa-obat.html' title='Penyembuhan Tanpa Obat'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3134530338958480158</id><published>2009-04-10T23:54:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:51:36.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Kiat Meresensi dan Meringkas</title><content type='html'>Untuk menulis resensi dan ringkasan khususnya menulis di shvoong, ada kiatnya. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/1881726-terampil-menulis/"&gt;Baca selanjutnya &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3134530338958480158?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kiat Meresensi dan Meringkas'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3134530338958480158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3134530338958480158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kiat-meresensi-dan-meringkas.html' title='Kiat Meresensi dan Meringkas'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3958951783063750908</id><published>2009-04-10T23:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:52:08.663-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Kemandirian Lokal</title><content type='html'>Buku ini ditulis mantan Rektor Unhas, Radi A. Gany yang memiliki konsep pemikiran, pembangunan berbasis kemandirian lokal dihubungkan dengan otonomi. &lt;a href="http://id.shvoong.com/social-sciences/1881975-kemandirian-lokal/"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3958951783063750908?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kemandirian Lokal'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3958951783063750908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3958951783063750908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kemandirian-lokal.html' title='Kemandirian Lokal'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-1094662471047679132</id><published>2009-04-10T23:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:52:51.460-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Menangkal Santet</title><content type='html'>Bagaimana cara menangkal santet? Ucapan salam memiliki kekuatan ampuh mencegah terwujudnya niat jahat seperti hipnotis atau pun upaya fisik lainnya. &lt;a href="http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1882394-cara-menangkal"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-1094662471047679132?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Menangkal Santet'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1094662471047679132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1094662471047679132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/menangkal-santet.html' title='Menangkal Santet'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-6208266957229615783</id><published>2009-04-10T23:26:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:53:32.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Tujuh Rahasia Penampilan Peraih Prestasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Cherles Garfield, guru besar luarbiasa fakultas kedokteran Universitas California di San Fransisco meneliti peraih prestasi puncak. Ia mengamati 1.500-an prestasiawan puncak di berbagai bidang. Kesimpulannya, rahasia peraih sukses memiliki kesamaan dalam kebiasaan dan keterampilan mental. Siapapun boleh mempelajarinya, karena aspek tersebut bukan dibawa lahir tapi dipelajari. Apa saja langkah yang mengarah pada penampilan puncak? &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1882559-sukses-dan-"&gt;Baca selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-6208266957229615783?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Tujuh Rahasia Penampilan Peraih Prestasi'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6208266957229615783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6208266957229615783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/tujuh-rahasia-penampilan-peraih.html' title='Tujuh Rahasia Penampilan Peraih Prestasi'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-4562214104007405589</id><published>2009-04-10T23:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:54:08.760-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Meningkatkan Rasa Percaya Diri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Artikel yang disusun dalam buku ini menggambarkan berbagai cerita bagi mereka yang tak memiliki rasa percaya diri, namun akhirnya kepercayaan dirinya tumbuh. Mereka yang tak mampu berpidato, tampil di publik, gugup saat berbicara, saat interview, dsb. Tapi inti dari semua itu meningkatkan kepercayaan diri adalah.... &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/1882569-sukses-dan-prestasi-tiga-langkah/"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-4562214104007405589?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Meningkatkan Rasa Percaya Diri'/><link rel='enclosure' type='' href='http://google.com' length='0'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/4562214104007405589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/4562214104007405589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/meningkatkan-rasa-percaya-diri.html' title='Meningkatkan Rasa Percaya Diri'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3191949700635391587</id><published>2009-04-09T06:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:54:49.139-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Nikmatnya Bercinta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapankah dikatakan cinta itu cinta? Dan kapankah nafsu itu adalah nafsu? Cinta dan nafsu setipis daun bawang. Dunia muda-mudi penuh gelombang godaan. Dalam asmara muda-mudi, permata diri adalah sasaran godaan nafsu. Seorang yang tengah dilanda asmara, kadang mengorbankan permata bahkan kehormatan dirinya demi kekasih yang dicintainya.&lt;br /&gt;Dia rela mengorbankan permatanya dengan harapan agar kekasihnya lebih mencintainya. Padahal semua itu justru jauh dari harapannya, jauh dari impiannya. Itu hanyalah jebakan-jebakan ilusi pikiran. Itu hanyalah godaan-godaan nafsu yang penuh jebakan agar kedua insan bercinta ini jatuh dalam lumpur kehidupan. Kenyataannya, ketika mengorbankan permata dirinya, dia ditinggalkan bahkan dicampakkan oleh kekasih yang dicintainya.&lt;br /&gt;Seorang gadis yang cerdas, tentu tak akan menyerahkan permata dirinya meski kepada kekasih yang dicintainya. Dia juga tidak akan takut kehilangan kekasihnya, demi mempertahankan permata dirinya, sebab dia belajar dari pengalaman dan kehidupan yang sudah mengisahkan ribuan duka yang tercecer. Dia juga belajar bahwa ketika menyerahkan mahkota dirinya, maka disitulah awal kehancuran cintanya, Di situ pula aura kecantikan yang bersumber dalam tubuhnya akan memudar. Dia sadar bahwa ketika dia mempertahankan permata dirinya adalah ujian kepada kekasihnya, apakah kekasihnya mencintai karena nafsu atau memang cinta secara tulus.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan asmara ini, memang telah banyak menceritakan tragedi tercampaknya para pecintanya ke lumpur kehidupan, akibat mengorbankan permata dirinya. Mereka adalah deretan para korban tentang keinginan meraih cinta suci, namun kandas karena tergoda merasakan kenikmatan yang terlarang.&lt;br /&gt;Nikmatnya bercinta sesungguhnya bukanlah pelampiasan nafsu, tetapi bagaimana mengekang nafsu. Bila mereka yang bercinta mampu melewati godaan-godaan nafsu, maka mereka akan meraih yang lebih nikmat dari kenikmatan atas impian indahnya cinta itu sendiri. Sang kekasih pun akan mengagumi sang kekasihnya.&lt;br /&gt;Ada suatu kata bijak yang perlu direnungkan.&lt;br /&gt;Wanita menyerahkan tubuhnya untuk meraih cinta, sementara lelaki mencintai untuk memuaskan nafsunya.&lt;br /&gt;Ungkapan bijak itu kelihatan kontradiktif yang tidak sepenuhnya dibenarkan oleh mereka yang bercinta. Namun juga tidak terbantahkan. Karena masing-masing kisah asmara membuktikan ungkapan itu di realitas.&lt;br /&gt;Karena itu, jika percintaan yang jalani lebih mengarah kemaksiatan, bahkan sekalipun telah terjebak jauh dalam wilayah maksiat, lebih baik segera bersikap, tinggalkan dunia asmara yang penuh maksiat itu, lalu tobatlah segera. Karena cinta bukan lagi cinta tapi pelampiasan nafsu yang terselubung atas nama cinta. &lt;a href="http://id.shvoong.com/humanities/1881710-nikmatnya-bercinta/"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3191949700635391587?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Nikmatnya Bercinta'/><link rel='enclosure' type='' href='http://google.com' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://yahoo.com' length='0'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3191949700635391587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3191949700635391587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/nikmatnya-bercinta_09.html' title='Nikmatnya Bercinta'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3413166513747541104</id><published>2009-04-09T06:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:55:29.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Merperkuat Daya Ingat</title><content type='html'>Apakah Anda pelupa? Lupa nama orang atau tempat? Itu wajar karena Anda tidak merekam dalam memori Anda, sebagaimana Anda tidak mensaving data di komputer. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1882247-memperkuat-daya-"&gt;Basa selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3413166513747541104?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Merperkuat Daya Ingat'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3413166513747541104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3413166513747541104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/merperkuat-daya-ingat.html' title='Merperkuat Daya Ingat'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-2627592999350147190</id><published>2009-04-09T06:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:56:19.892-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Berpikir, Apa dan Bagaimana?</title><content type='html'>Anda setiap saat berpikir. Namun, pernakah Anda berpikir bagaimana berpikir yanag benar itu? Apa kaitan antara otak dan hati? Bagaimana metode berpikir Nabi Ibrahim menemukan kebenaran tuhan berdasarkan kisah dalam Al Qur'an? Apa itu berpikir biasa, logis, ilmiah, filsafat, &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/self-improvement/1882252-berpikir-apa-dan-"&gt;Baca selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-2627592999350147190?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Berpikir, Apa dan Bagaimana?'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2627592999350147190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2627592999350147190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/berpikir-apa-dan-bagaimana.html' title='Berpikir, Apa dan Bagaimana?'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-953658534569113331</id><published>2009-04-09T05:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:58:39.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Mengobati Sakit Maag</title><content type='html'>Penyakit maag adalah penyakit manusia modern, manusia sibuk. Untuk mengobati itu, ada resep tradisional, yang bahannya sederhana , kunyit, madu dan telur. &lt;a href="http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/1882261"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-953658534569113331?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Mengobati Sakit Maag'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/953658534569113331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/953658534569113331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/mengobati-sakit-maag.html' title='Mengobati Sakit Maag'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-1963939517093640662</id><published>2009-04-02T21:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T04:03:25.046-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulama Sulsel'/><title type='text'>Ulama Sulsel</title><content type='html'>Di Jawa ulama disebut Kyai, tapi di Sulsel ulama digelari? &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/dictionary/1877973-ulama-bugis/"&gt;Baca selanjutnya &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-1963939517093640662?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Ulama Sulsel'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1963939517093640662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/1963939517093640662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/ulama-sulsel.html' title='Ulama Sulsel'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-6513095100233745487</id><published>2009-04-02T20:47:00.002-07:00</published><updated>2009-04-17T05:57:47.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Kiat Memilah Naskah</title><content type='html'>Agar pembaca tertarik membaca tulisan Anda, ada beberapa strategi untuk memilah naskah yang akan dimasukkan dalam id.svoong, di antaranya memilah apakah naskah itu penting, menarik dan bermanfaat. Jika sudah mengetahui strategi tersebut, berarti pengunjung tertarik dan Anda siap mendapatkan penghasilan. Bagaimana strateginya? &lt;a href="http://id.shvoong.com/business-management/1879721-kiat-memilah-naskah-untuk-ditulis/"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-6513095100233745487?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Kiat Memilah Naskah'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6513095100233745487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/6513095100233745487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/kiat-memilah-naskah.html' title='Kiat Memilah Naskah'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-2490182547479276368</id><published>2009-04-02T20:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T04:05:09.398-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Shalat dalam Tinjauan Metafisika'/><title type='text'>Shalat dalam Tinjauan Metafisika</title><content type='html'>Dalam ruh manusia ada unsur ketuhanan. Meski manusia meninggal, ruh ketuhanan tetap ada. Ruh manusia yang meninggal disebut bion-bion ruhani. Bion-bion ruhani ini juga memacarkan gelombang saat manusia khusyu salat dan berzikir. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/1880203-shalat-dan-panggilan-arafah-kajian/"&gt;Baca selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-2490182547479276368?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Shalat dalam Tinjauan Metafisika'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2490182547479276368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2490182547479276368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/shalat-dalam-tinjauan-metafisika.html' title='Shalat dalam Tinjauan Metafisika'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-2237356881550797261</id><published>2009-04-02T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T04:05:48.422-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis'/><title type='text'>Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis. Pernah baca Kama Sutra? Atau di Jawa di kenal Serat Nitimani. Di Sulsel namanya Assikalaibineng, sebuah Kitab dalam melakukan hubungan suami istri. Isinya sangat menarik dan penting, misalnya menginginkan anak laki-laki dan perempuan, berkulit putih atau hitam, bagaimana mengobati lemah syahwat, waktu tepat untuk berhubungan. &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/1878912-assikalaibineng-kitab-persetubuhan"&gt;Baca selengkapnya.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-2237356881550797261?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2237356881550797261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2237356881550797261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/assikalaibineng-kitab-persetubuhan.html' title='Assikalaibineng Kitab Persetubuhan Bugis'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-2364598632815790111</id><published>2009-04-02T20:16:00.001-07:00</published><updated>2009-04-15T04:06:27.453-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menulis dan Dibayar'/><title type='text'>Menulis dan Dibayar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Menulis adalah profesi mengasyikkan. Selain untuk menyalurkan hobi, ide, inspirasi, mendapatkan pengetahuan juga untuk mendapatkan uang. Ya ibarat menaman saja, jika telah menulis dan ada yang mengunjungi tulisan kita, berarti uang akan bertambah. Makin banyak yang berkunjung maka makin bertambah penghasilan. Kita tinggal mengeceknya dan memetik hasil setiap bulannya. Singkatnya, investasi melalui tulisan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelebihan bergabung di shvoong, karena menyari, meresensi, dan meringkas informasi atau ilmu pengetahuan dari berbagai sumber. Itu berarti, seorang penulis dituntut membaca lebih banyak buku, atau mencari sumber informasi lainnya.Dengan demikian, dengan bergabung di shvoong, maka kita dapat menambah wawasan pengetahuan kita setiap saat, setiap kita ingin menulis. Di sini juga, kita bisa bisa mengevaluasi hasil tulisan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis di shvoong membutuhkan kiat-kiat. Karena isi tulisan itu sendiri tanggung jawab sepenuhnya penulis.Artinya, apa yang kita tulis harus kita pertanggungjawabkan selaku penulis. Jadi kita harus jujur dalam menulis. Jujur disini sesuai yang dipersyaratkan shvoong.Shvoong hanya mediator menyalurkan ide dan hobi menulis kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana menulis ringkasan atau meresensi. Bagi penulis, saat mendapat buku atau informasi lainnya, penulis mengamati dan membaca sekilas buku tersebut. Setelah itu mengkategorikan apakah buku atau informasi itu PENTING atau MENARIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori berikutnya adalah apa MANFAATNYA untuk pembaca. Kenapa? Karena kita menulis itu tujuan utamanya agar tulisan kita dibaca.Tulisan kita dibaca karena ada manfaatnya. Nah,kalau ada manfaatnya kan mendapat nilai dari pembaca. Jadi di sini kita juga harus fair memberi nilai atas karya penulis. Artinya berilah nilai kalau isi tulisan tersebut memang bermanfaat. Kan memberi nilai juga tidak merugikan pembaca sendiri, tapi justru bernilai positif, sehingga penulis tersebut akan lebih bisa bersemangat mencari bahan-bahan bacaan yang memiliki nilai manfaat.Ingat kepuasan penulis itu bukan uang yang utama, tetapi karena banyaknya pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kembali ke soal bagaimana memilah apakah buku atau informasi itu PENTING dan MENARIK. Agar pembaca bisa memahami lebih cepat kategori PENTING, contohnya bisa dibaca ketegori buku resensi Assikalaibineng (Kitab Persetubuhan Bugis). Penulis kategorikan ini penting karena ada informasi berharga. Ada kitab tua yang diterjemahkan khususnya dalam soal seks. Atau di kategori Hukum dan Politik yang berjudul Modus Kecurangan dalam Pemilu. Sementara ketegori menarik, ini bisa dilihat dari informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kadang ada berita menarik, tetapi tidak penting. Ada penting tapi tidak menari, Yang menarik misalnya, ular berkepala dua. Berita ini menarik. Semua orang ingin mengetahuinya, tapi sebenarnya kurang masuk dalam ketegori penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lebih ril lagi. Misalnya Wapres Jusuf Kalla umumkan kenaikan Anggaran Pendidikan. Informasi ini penting, namun belum tentu menarik. Yang menarik, misalnya, saat Jusuf Kalla umumkan kenaikan Anggaran Pendidikan, tiba-tiba mati lampu. Nah, jika ditulis dalam dua judul. Wapres Jusuf kalla Umumkan Kenaikan Anggaran Pendidikan. Judul lain, Di tengah Pidato Jusuf Kalla, Istana Kepresidenan Mati Lampu. Nah, dari pemilihan judul tersebut, tentu orang akan membayangkan bagaimana suasana dan kepanikan dalam ruangan tersebut. Itu hanya contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, dalam proses menulis untuk memilih tema yang menarik dan penting, tergantung dari pemilihan sudut pandang dari buku, atau informasi yang kita peroleh. Agar pembaca tertarik, sebaiknya cari hal-hal yang menarik terlebih dan tulis pada leadnya. untuk mengantar pembaca masuk pada isi. Kadang penulis melakukan editing jika penulis mengevaluasi kurang pengunjungnya. Jadi penulis perbaiki ulang agar pembaca lebih tertarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan hal yang menarik, isilah tulisan pada hal-hal yang penting. Jangan hanya judulnya yang menarik tapi isinya tidak ada suatu hal yang penting. Ya…pembaca jadi kecewa. Masih lebih mending kalau pembaca tidak menandai penulisnya. Kan merugikan sendiri penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kategori penting dan menarik, memilih tema atau isi tulisan juga ada baiknya kiat-kiat atau tips yang memang ada nilai manfaatnya bagi orang lain. Artinya ada azas manfaatnya bagi orang lain. Contohnya, bisa dilihat dilihat pada tulisan penulis, Stategi Bisnis Tanpa Modal. Kiat ini memang bukan hal yang bombastis apalagi penuh jebakan. Informasi itu adalah kiat-kiat yang dilakukan penulis, dan memang diniatkan berbagi kepada pembaca. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak ada salahnya mencoba kan. Ketika Anda sudah mendaftar, secara alami akan mengetahuinya, seperti halnya penulis ini. &lt;a href="http://id.shvoong.com/aff-67B20/"&gt;MENDAFTAR&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-2364598632815790111?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Menulis dan Dibayar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2364598632815790111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/2364598632815790111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/tips-menulis-ringkasan-di-shvoong.html' title='Menulis dan Dibayar'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-7975439695401527312</id><published>2009-04-02T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T02:08:01.479-07:00</updated><title type='text'>Stategi Bisnis Percetakan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa orang berkeluh kesah. Mereka ingin mendirikan usaha tetapi tidak memiliki modal. Mereka ingin berusaha, tetapi hanya memiliki skill terbatas. Padahal, tanpa modal dengan skill terbatas orang bisa mendapatkan uang. Gimana caranya? Bergelut di bidang bisnis khususnya percetakan, sebenarnya modal dan skill terbatas itu bukanlah kendala. Penulis ingin berbagi sebagian pengalaman dalam mengelola suatu usaha bisnis kecil-kecilan, misalnya usaha bisnis percetakan. &lt;a href="http://id.shvoong.com/business-management/human-resource-management/1878294-alternatif-bisnis-sampingan/"&gt;Baca selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-7975439695401527312?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Stategi Bisnis Percetakan'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7975439695401527312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7975439695401527312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/stategi-bisnis-percetakan.html' title='Stategi Bisnis Percetakan'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-297146434451763539</id><published>2009-04-02T18:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T06:00:07.939-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Modus Kecurangan Pemilu</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bukanlah tudingan pada partai, golongan, atau kelompok tertentu. Tulisan ini hanyalah sekedar cerita-cerita yang dihimpun penulis, sebagai mantan jurnalis, juga sebagai mantan calon legislatif masa-masa lalu. Tulisan ini pun hanya sekadar asumsi (dugaan). Ada beberapa asumsi modus kecurangan dalam pemilu. Tulisan ini dipersembahkan untuk pemilu yang jujur. Pemilu yang jujur adalah syarat mutlak untuk demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbandingan antara pencoblosan dan metode contren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat metode pencoblosan, modus kecurangan yaitu suatu partai tertentu kadang kertas suaranya sudah tercoblos. Artinya sudah tertusuk sebelumnya, sebelum pemilih melakukan pemilihan. Tusukan itu tidak besar, hanya sebesar lubang jarum. Nah, saat rakyat memilih partai yang telah tertusuk jarum, partai yang dicoblos itu sudah sah. Tetapi jika rakya pemilih menusuk partai lain, maka kertas suara itu dianggap batal. Kenapa, karena dianggap telah terjadi dua tusukan, satu mesti hanya sebesar lubang jarum (tetap berlubang), satunya lagi lubang yang ditusuk pemilih. Ketika dilakukan protes maka diperlihatkanlah lubang sebesar jarum tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsi Modus berikutnya soal lubang ini, yaitu konon oknum penyeelnggara pemilu saat perhitungan suara, kukunya agak diperuncing. Saat rakyat memilih di luar partai yang diharapkan, maka partai tersebut ditusuk menggunakan kukunya, agar suara yang bukan didukungnya akan batal. Jadi terjadi lagi dua lubang. Satu lubang yang dicoblos oleh pemilih satu oleh kuku oknum penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana soal contreng. Ada kelebihan sistem contreng, karena tidak lagi menggunakan modus kecurangan dengan cara melubang sekaligus. Kelebihan lainnya, oknum penyelenggara yang curang agak kewalahan mencontreng beberapa kertas suara. Namun yang mesti diwaspadai dari sisi contreng ini adalah penggantian kertas suara. Artinya ada kertas suara yang bisa jadi duplikasi. Kertas suara itulah yang sudah dicontreng sebelumnya, akan diganti. Saksi di sini perlu diperkuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsi Modus lainnya&lt;br /&gt;Kertas suara yang batal atau kertas suara yang tidak terpakai karena pemilih tidak datang. Kertas suara yang batal atau tidak terpakai ini, ada peluang dimanfaatkan untuk kepentingan calon tertentu. Misalnya, ada 100 kertas suara yang tidak terpakai, maka oknum penyelenggara akan melakukan lobi-lobi penawaran kepada caleg tertentu. Misalnya dengan menawarkan 1 suara harganya berapa? Apakah Rp 15 ribu atau 20 ribu. Tergantung dari penawaran tertinggi. Nah kertas suara itulah yang dikomersialkan untuk menggelembungkan suara calon tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsi Modus berikutnya&lt;br /&gt;Gelembungkan suara. Pengelembungan suara ini asumsinya setelah terjadi perhitungan suara. Bagi partai gurem (yang kurang diperhitungkan), konon suaranya dialihkan kepada kelompok partai yang lebih besar dan berpengaruh. Kenapa, karena partai gurem dianggap kurang memiliki massa untuk melakukan protes. Jadi misalnya, jika caleg partai A yang gurem ini mendapat 1000 suara, dan caleg partai B yang partainya besar hanya mendapat 100 suara, maka cukup satu nolnya saja dipindahkan ke partai tersebut. Yang suaranya seribu menjadi seratus. Yang suaranya hanya seratus menjadi seribu. Jumlah surat suara tetap sama, namun hasil suara jadi berbeda. Bagaimana tips antisipasi ini. Laporan surat suara terus dikawal hingga ke tingkat KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umunnya, menjelang pemilu, kerap terjadi mati lampu. Ada unsur karena memang teknis, ada unsur by desain (disengaja). Nah, ada dugaan, jika saat up date data, dan mulai terjadi laporan yang direkayasa, dijadikan sebagai alasan kesalahan teknis, sehingga laporan tersebut dianggap salah ketiklah atau kesalahan pendataan di komputer. Sehingga tidak kena delik hukum, jika terjadi kesalahan laporan angka-angka. Yang harus diwaspai dalam proses pendataan yaitu berpindahnya angka-angka itu seperti modus pemindahan angka jumlah pemilih. Jumlah suara sama tapi pada akhirnya angka yang dipindahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahui orang-orang yang berpengaruh di suatu daerah kecamatan. Asumsinya, kecurangan itu kerap dari orang berpengaruh, karena mendapat janji-janji tertentu bila mampu meloloskan caleg si A atau si B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip-tips mengantisipasi dari dugaan modus kecurangan tersebut&lt;br /&gt;1. Perkuat saksi baik di TPS maupun saat pelaporan. Sebaiknya semua saksi dari partai mana pun, tidak mencatat hanya suara dari partainya saja, tetapi kalau bisa semua jumlah suara partai dicatat, khususnya untuk caleg daerah pemilihannya. Misalnya Dapil A, calonnya si B, si C dst.&lt;br /&gt;2. Kawal hasil pemilihan hingga ke perhitungan terakhir. Pengawalan sangat penting, sebab dari proses laporan ini, dugaan bisa jadi laporan berbeda antara di lapangan hingga ke perhitungan akhir baik di kecamatan, di Kabupaten atau pun di Provinsi.&lt;br /&gt;3. Catat jumlah kertas suara di TPS masing-masing, catat jumlah suara yang batal, dan jumlah suara yang tidak hadir memilih. Karena asumsinya, kertas suara itu dugaan akan dikomersialisasikan, seperti modus yang disampaikan sebelumnya.&lt;br /&gt;4. Sebisanya gunakan kamera untuk memotret panitia penyelenggara, memotret hasil perhitungan suara, sehingga bila terjadi kecurangan ada bukti dokumentasi berupa foto. Usahakan minimal ada dua saksi yang dikenal saat memotret papan hasil perhitungan suara, agar secara hukum kuat. &lt;a href="http://id.shvoong.com/law-and-politics/1878555-modus-modus-kecurangan-"&gt;Baca Selanjutnya &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-297146434451763539?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Modus Kecurangan Pemilu'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/297146434451763539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/297146434451763539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/04/modus-kecurangan-pemilu.html' title='Modus Kecurangan Pemilu'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-991189749602353852</id><published>2009-03-18T02:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-17T05:59:21.116-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Pelacur dan Ilmuan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;By. M. Ishak Zainal&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;APA persamaan antara pelacur dan ilmuan? Ketika kita mengajukan pertanyaan ini kepada pelacur, tentu pelacur akan bangga, karena status sosialnya terangkat. Namun, bila kita menyodorkannya kepada ilmuan, tentu ilmuan tersinggung, karena seakan menyamakan antara ilmuan dengan pelacur. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada ilmuan yang memiliki jawaban nakal. Dia adalah Stepen Willian Hawking. Seorang ilmuan besar di bumi ini. Ia malah mengatakan bahwa ilmuan dan pelacur itu sama. Mereka dibayar untuk sesuatu yang mereka nikmati. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ilmuan–dan pelacur memang bekerja untuk sesuatu yang mereka nikmati. Seperti halnya juga dengan pelacur, seorang ilmuan kerap juga didorong nafsu mereka. Nafsu para ilmuan adalah nafsu ingin tahu dan ingin mengguasai metode dan memahami lingkup permasalahan secara detail dan lengkap. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereka : pelacur dan ilmuan malah bisa disamakan meski profesi berbeda. Mereka memiliki rasa ketagihan. Para pelacur tak mudah menghentikan jalan hidupnya lantaran telanjur merasakan kenikmatan yang sangat. Ilmuan pun tak pernah berhenti bertualan mencari ilmu.&lt;br /&gt;Mereka yang memilih jalan sebagai pelacur adalah jalan hina untuk dirinya sekalipun dengan dalih keterpaksaan. Mereka para pelacur mungkin hanya mencemari satu atau sekelompok orang saja untuk merasakan kenikmatan yang haram. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menempuh jalan ilmuan adalah jalan mulia dan halal. Jalan itu mulia karena dengan ilmunya. Ia dapat mencerahkan kehidupan masyarakat sekaligus ilmuan mendapat materi yang wah dan halal. Sungguh jutaan manusia berharap dari ilmua agar mereka tercerahkan atas hasil pemikiran-pemikiran ilmuan. Sungguh ilmuan adalah mahluk istimewa.&lt;br /&gt;Syukurlah, melihat silmbol-simbol gelar, secara kuantitas ilmuan kita semakin bertambah bahkan mungkin berbanding dengan pertumbuhan para pelacur. Alhamdulillah, dari segi simbolisasi, ilmuan kita banyak. Ini berarti masyarakat akan semakin tercerah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pertambahan ini juga karena simbol-simbol gelar keilmuan dengan mudahnya begitu diperoleh di lembaga pendidikan yang hanya berorientasi profit. Dengan uang segompok simbol keilmuan pun bisa diraih.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah ilmuan kita itu juga seorang yang menjaga nilai-nilai integritasnya sebagai pondasi bagi seorang ilmuan? Seorang yang bukan saja kaya atas pengetahuan tetapi memiliki integritas, mampu memilah baik dan buruk, benar atau salah. Seorang yang tak hanya menggunakan ilmunya untuk merekonstruksi suatu permasalahan, tetapi juga mempersoalkan dampak sosial hasil-hasil penelitian ilmiah dan keputusan politik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Apakah ilmuan kita memiliki integritas? Tak mudah menjawab pertanyaan itu. Bila ilmuan kita tidak memiliki integritas, berarti ilmuan kita hanya akan melacurkan dirinya yang bertentangan kemaslahatan umat. Mereka bekerja dan menikmati pekerjaannya karena sekadar meligitimasi pesan-pesan proyek penguasa yang berkolusi dengan pengusaha. Mereka sekadar menjadi legitimasi pembenaran terhadap langkah-langkah penguasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kalau ilmuan kita hanya berfungsi memberikan legitimasi pembenaran saja pada proyek-proyek yang kontrakditif dengan kemaslahatan umat, maka tentu Hawkin benar: Apa bedanya antara ilmuan dan pelacur. (Penerbitan Kampus Identitas 27 September 2001)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-991189749602353852?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Pelacur dan Ilmuan'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/991189749602353852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/991189749602353852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/03/pelacur-dan-ilmuan.html' title='Pelacur dan Ilmuan'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-3480959741015373026</id><published>2009-03-17T08:27:00.002-07:00</published><updated>2009-04-15T04:08:36.693-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rindukanlah'/><title type='text'>Rindukanlah</title><content type='html'>By. M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semoga kita dapat bertemu,&lt;br /&gt;dalam pengembaraan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;WAHAI, apakah gerangan rindu itu? Ia adalah gelombang getaran jiwa dari kedalaman cinta. Makin cinta kita maka makin terasa kedalaman rindu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galilah kedalaman cinta demi menemukan kesuciannya. Seperti sebuah sumur, makin kita menggalinya makin kita menemukan sumber air suci. Di sana kita dapat menaburi pertemuan dan perpisahan kita dengan rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin berhasrat kita semakin merindukan pertemuan itu. Di kerinduan, kita dapat meneguhkan cinta kita yang berakar, bertahan dari godaan dan hempasan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berjarak, namun rindu menghubungkan kita dalam pencarian. Pencarian yang melintasi ruang dan waktu. Dan rindukanlah, agar kita dapat bertemu di suatu tempat dalam pengembaraan jiwamu dan jiwaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buatkan rumah di hatimu tempat berteduh rinduku dalam kelelahan pencariannya. Sebab ia senantiasa mendatangimu dalam pengembaraannya. Ia akan datang selalu mengetuk pintu hatimu, lalu mengajakmu untuk menikmati keindahan kesucian cinta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin kita membangun rumah bersama, tempat berteduh dari panas dan hujan, beratap cinta, berselimut rindu. Maka rindukanlah rumah yang akan bertengger di bumi. Sebab aku ingin membumikan impian kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-3480959741015373026?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Rindukanlah'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3480959741015373026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/3480959741015373026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/03/rindukanlah_17.html' title='Rindukanlah'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-104582216020862331</id><published>2009-03-17T08:12:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T04:09:12.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jika Mereka Bertanya'/><title type='text'>Jika Mereka Bertanya</title><content type='html'>&lt;em&gt;By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jika Mereka bertanya :&lt;br /&gt;Apakah kau mencintai kekasihmu?&lt;br /&gt;Sangat!&lt;br /&gt;Apakah kekasihmu mencintaimu?&lt;br /&gt;Yakin!&lt;br /&gt;Lalu, di mana kau bertemu?&lt;br /&gt;Di khayalan!&lt;br /&gt;Di mana kau obati kerinduanmu?&lt;br /&gt;Di lorong, ujung jalan harapan !&lt;br /&gt;Di mana harapanmu?&lt;br /&gt;Di langit!&lt;br /&gt;Di mana pertemuanmu?&lt;br /&gt;Di alam mimpi!&lt;br /&gt;Kekasihmu tinggal di mana?&lt;br /&gt;Di jalan petualangan!&lt;br /&gt;Di mana cintamu?&lt;br /&gt;Di hati kekasihku!&lt;br /&gt;Di mana kesetianmu?&lt;br /&gt;Di penantian!&lt;br /&gt;Apa yang membuatmu bertahan?&lt;br /&gt;Kesabaran!&lt;br /&gt;Apa modal cintamu?&lt;br /&gt;Ketulusan dan keyakinan!&lt;br /&gt;Apa anganmu?&lt;br /&gt;Memiliki-nya?&lt;br /&gt;Apa angannya?&lt;br /&gt;Tanyakan saja padanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-104582216020862331?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Jika Mereka Bertanya'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/104582216020862331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/104582216020862331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/03/jika-mereka-bertanya.html' title='Jika Mereka Bertanya'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-7595281403846968474</id><published>2009-03-17T08:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T04:09:48.326-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ajari Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuajari Kau'/><title type='text'>Ajari Aku, Kuajari Kau</title><content type='html'>By M. Ishak Zainal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASIHKU, ajari aku bagaimana menahan gejolak rindu,&lt;br /&gt;maka aku akan mengajarimu bagaimana bertahan hidup di alam sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihku, jika suatu waktu kita tidak dipertemukan dalam jodoh,&lt;br /&gt;maka ajari aku kembali seperti yang aku ajarkan padamu bertahan hidup di alam sepi,&lt;br /&gt;maka aku akan mengajarimu kembali bagaimana menahan&lt;br /&gt;gejolak rindu seperti yang engkau ajarkan padaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-7595281403846968474?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Ajari Aku, Kuajari Kau'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7595281403846968474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7595281403846968474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/03/ajari-aku-kuajari-kau.html' title='Ajari Aku, Kuajari Kau'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7341217819597962128.post-7050237613226486272</id><published>2009-03-17T08:05:00.001-07:00</published><updated>2009-04-17T06:04:34.170-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUMPULAN TULISAN DI SHVOONG'/><title type='text'>Wasiat Terakhirku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;wasiaaaat &lt;a href="http://id.shvoong.com/humanities/1882007-wasiat-terakhirku/"&gt;Baca Selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7341217819597962128-7050237613226486272?l=kotak-wasiat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com' title='Wasiat Terakhirku'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7050237613226486272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7341217819597962128/posts/default/7050237613226486272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kotak-wasiat.blogspot.com/2009/03/wasiat-terakhir-untuk-kekasihku.html' title='Wasiat Terakhirku'/><author><name>Ishak</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
